Company News About bagaimana untuk injeksi cetakan plastik dan menghasilkan jenis produk
Pencetakan injeksi adalah proses manufaktur yang banyak digunakan untuk memproduksi bagian plastik dalam volume besar.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk proses, termasuk langkah-langkah penting utama:
1Desain dan Pilihan Bahan
Desain Produk: Mulailah dengan desain 3D bagian (menggunakan perangkat lunak CAD seperti Solid Works atau Auto,CAD).
Pilihan Bahan Plastik: Pilih polimer berdasarkan persyaratan bagian (kekuatan, ketahanan suhu, fleksibilitas, biaya, dll.).
Termoplastik (yang paling umum): PP, PE, ABS, PC, PET.
2. Desain cetakan dan pembuatan
Cetakan adalah inti dari proses, biasanya terbuat dari baja yang keras (untuk produksi bervolume tinggi)
Fitur utama cetakan:
Kerongkongan: Bentuk berongga yang membentuk bagian (kerongkongan tunggal atau multi untuk produksi massal).
Sistem gerbang: Saluran yang mengirimkan plastik cair ke rongga (misalnya, sprue, runner, gerbang). Gerbang mengontrol laju aliran dan lokasi (misalnya, gerbang tepi, sub-gerbang).
Sistem pendinginan: Saluran air di dalam cetakan untuk mendinginkan plastik cair dengan cepat dan seragam (kritis untuk waktu siklus dan kualitas bagian).
Sistem Ejeksi: Pin, piring, atau lengan untuk mendorong bagian dingin keluar dari cetakan.
![]()
3. Mempersiapkan bahan plastik
Pengeringan: Banyak plastik higroskopis (PC, ABS) menyerap kelembaban dari udara, yang menyebabkan gelembung atau garis di bagian akhir.80-120°C untuk ABS) selama 2-4 jam.
Pewarna/Additif: Campurkan dengan pigmen, pengisi (serat kaca), atau penstabil (tahan UV) sesuai kebutuhan.
4.Pencetakan InjeksiPengaturan Mesin
Mesin cetak injeksi terdiri dari unit injeksi (mencairkan plastik) dan unit penjepit (menjaga dan membuka cetakan).
Tempelkan cetakan: Pasang bagian cetakan ke unit pengekang (plat yang tetap dan bergerak).
Atur suhu: Pemanasan tong (unit injeksi) di zona yang sesuai dengan titik leleh plastik (misalnya, 180-230 ° C untuk PP, 230-300 ° C untuk ABS).
Kekuatan penjepit: Sesuaikan unit penjepit untuk menerapkan kekuatan yang cukup untuk menjaga cetakan tertutup selama injeksi (menghindari kebocoran plastik antara setengah cetakan).Dihitung berdasarkan luas bagian dan tekanan material.
5. Siklus Injeksi Cetakan
Siklus tunggal menghasilkan satu atau lebih bagian dan mencakup 4 tahap utama:
a. Plastisasi (Pengelap)
Plastik butir-butir dimasukkan ke dalam tong melalui hopper.
Sebuah sekrup berputar mendorong plastik ke depan, memanaskannya melalui gesekan dan pemanas barel sampai mencair menjadi cairan kental (melt).
Sekrup menarik sedikit untuk mengumpulkan volume cair yang diukur (ukuran tembakan) di bagian depan tong.
b. Injeksi
Sekrup bergerak maju dengan cepat, memaksa plastik cair melalui muncung dan ke sistem gerbang cetakan, mengisi rongga.
Parameter utama:
Tekanan injeksi: Memastikan cetakan diisi sepenuhnya (berbeda-beda tergantung pada bahan; misalnya, 700 ∼ 1500 bar).
Kecepatan injeksi: Mengontrol seberapa cepat rongga mengisi (terlalu lambat = titik dingin; terlalu cepat = turbulensi / perangkap udara).
c.Pengemasan & Penyimpanan
Setelah rongga penuh, sekrup mempertahankan tekanan (tekanan tahan) untuk "mengemas" plastik tambahan ke dalam cetakan, mengimbangi penyusutan saat plastik mendingin.
Mengurangi bekas tenggelam dan memastikan akurasi dimensi.
d. Pendinginan
Sistem pendingin cetakan mengedarkan air untuk menghilangkan panas, mengeraskan plastik.
e. Ejeksi
Setelah mendingin, unit penjepit membuka cetakan.
Pin ejeksi mendorong bagian yang mengeras keluar dari rongga.
Siklus diulang (biasanya 10~60detik, tergantung pada ukuran bagian, struktur, berat, kinerja dan sebagainya).
![]()